Jumat, 21 Sept 2007
Massa Protes Razia Berdalih HaKI
JOGJA – Ratusan orang yang tergabung dalam Forum Korban Kriminalisasi Hak atas Kekayaan Intelektual (FKK-HAKI) kemarin berunjuk rasa ke gedung DPRD DIJ. Mereka mendesak dewan agar segera menindaklanjuti razia oleh kepolisian yang dianggap merugikan.
Karena desakan itu, dewan bertekad memanggil Kapolda DIJ Brigjen Pol Harry Anwar. Kapolda akan dimintai keterangan sehubungan dengan maraknya razia polisi yang mengatasnamakan penegakan UU No 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta.
“Razia itu menggelisahkan kalangan pelaku usaha di berbagai sektor,” tegas Ketua DPRD DIJ Akhmad Djuwarto kemarin.
Rapat kerja dengan Kapolda itu akan dilakukan komisi A yang membidangi pemerintahan. Dewan, papar Djuwarto, perlu mendengarkan penjelasan Kapolda seputar razia yang dilakukan jajarannya itu.
Akhmad mengatakan sangat memahami kegelisahan FKK HaKI. Karena itu, kontroversi dalam kasun ini harus dituntaskan secepatnya. Jika tidak, kegelisahan tersebut akan berkepanjangan. “Kalau sampai terpuruk, kita semua yang rugi,” ucapnya.
Sebelumnya, ratusan anggota FKK HaKI yang terdiri atas pengusaha perhotelan, restoran, warnet, jual beli dan rental komputer, telepon genggam, servis komputer, lembaga pendidikan komputer, dan stasiun radio turun ke jalan.(hes/kus/lai/jpnn)
http://www.jawapos.co.id/index.php?act=detail_radar&id=172991&c=1